WeLcoM

" Dede Maulana "

Kamis, 27 Januari 2011

Konsep dan Dasar Perintah PHP


Jika kita mengamati situs-situs yang ada di web, kita akan melihat bahwa halamanhalaman
yang ditampilkan bukan hanya halaman-halaman HTML dengan isi yang tidak
berubah-ubah. Sebuah halaman di web seringkali berisi informasi yang senantiasa berubahubah
dari waktu ke waktu. Halaman yang dinamis seperti itu jelas tidak dapat kita buat hanya
dengan menggunkan perintah-perintah HTML. Karena itulah kemudian dikembangkan teknikteknik
untuk membuat perintah-perintah untuk menampilkan halaman-halaman web secara
dinamis. Teknik inilah yang dikenal luas sebagai Web Programming.
Ada sangat banyak teknik-teknik pemrograman web. Tetapi secara umum kita dapat
mengkategorikannya ke dalam dua bagian berdasarkan lokasi dijalankannya perintahperintah
dalam program tersebut. Kedua kategori tersebut adalah:
• Server-Side Programming, dimana perintah-perintah dijalankan di Web Server
• Client-Side Programming, dimana perintah-perintah dijalankan di Client, dalam
hal ini adalah browser.
Server-Side Programming
Perintah-perintah pada Server-Side Programming di jalankan di Web Server. Semua
protokol yang ada di Internet selalu melibatkan server dan client, demikian juga dengan
protokol HyperText Transfer Protocol (HTTP), protokol dimana aplikasi web berjalan.
Dalam protokol HTTP, yang menjadi server adalah Web Server dan yang menjadi client
adalah Web Browser. Ketika seorang user memasukkan alamat tertentu di browser-nya,
maka browser akan mengirimkan permintaan tersebut ke web server yang dimaksud dan
menunggu hasilnya. Jika yang diminta adalah sebuah file HTML, maka web server akan
mengirimkan ke browser file tersebut apa adanya. Jika yang diminta adalah sebuah file yang
mengandung program Server-Side maka web server akan menjalankan terlebih dahulu
program tersebut dan mengirimkan hasilnya ke browser. Salah satu bahasa untuk Server-Side
Programming yang paling banyak digunakan, terutama di platform UNIX, adalah Personal
HomePage (PHP). Anda dapat memperoleh banyak informasi tentang PHP dari situs resminya
di http://www.php.net.
Berkenalan dengan PHP
PHP adalah sebuah bahasa yang HTML-embedded, artinya perintah-perintah dalam PHP
dapat menyatu dengan tag-tag HTML dalam sebuah file. Sebuah progam PHP tidak lebih
adalah sebuah ‘file HTML’ yang di dalamnya kita masukkan perintah-perintah tertentu.
Sebuah program biasanya dikenali oleh web server dari ekstensinya, demikian juga
dengan PHP. Ekstensi yang biasa digunakan untuk PHP versi 3.0 adalah .php, .php3, atau
.phtml. Ekstensi yang dikenali oleh sebuah web server tergantung dari konfigurasi pada web
server tersebut. Lebih lanjut tentang konfigurasi server akan dibahas pada bagian lain.
Escaping from HTML
Karena PHP adalah sebuah bahasa yang HTML-embedded maka harus ada sebuah cara
untuk memisahkan bagian mana dari file tersebut yang merupakan program PHP, dengan
kata lain harus ada sebuah cara untuk keluar dari HTML dan masuk ke modus PHP.

Ada 3 cara untuk keluar dari HTML ke PHP, yaitu:
Cara 1:
<? ......... ?>
Cara 2:
<?php ......... ?>
Cara 3:
<script language="php">
.........
</script>
Dimana titik-titik kita isi dengan perintah-perintah PHP. Cara pertama akan banyak kita
pergunakan karena paling ringkas. Cara kedua dapat digunakan untuk kombinasi eXtended
Markup Language (XML), sebuah bahasa yang merupakan pengembangan dari HTML.
Sedangkan cara ketiga dapat kita gunakan untuk mengantisipasi editor-editor yang tidak
dapat menerima tag 1 dan 2, contohnya Frontpage.
Kita akan membuat sebuah program hello dengan PHP yang akan menuliskan pesan
‘Hello World’ ke browser. Perintah untuk menuliskan sesuatu ke browser adalah echo atau
print. Perhatikan Contoh 1.
Contoh 1:
<html>
<body>
<?
Echo “Hello World”; // perintah ini menuliskan Hello
?>
</body>
</html>
Buat program tersebut, simpan di server dengan ekstensi .php, atau .php3. Lalu buka
dari browser. Maka Anda akan mendapatkan sebuah pesan “Hello World” di layar browser
Anda.
Setelah kita belajar membuat program sederhana dalam PHP, sekarang kita akan bahas
lebih dalam tentang konsep-konsep yang mendasar dalam PHP.
Variabel
Dalam setiap bahasa pemrograman, kita pasti akan menjumpai konsep variabel. Variabel
adalah sebuah tempat untuk menyimpan sebuah data yang nilainya dapat berubah-ubah.
Setiap variabel dalam PHP diawali dengan karakter $. Misalnya variabel x dapat kita tuliskan
di PHP dengan $x.
Nama variabel di PHP bersifat case-sensitive, artinya huruf besar dan kecil berbeda.
Meskipun demikian PHP bukan bahasa yang case-sensitive, karena hanya nama variabel saja
yang case-sensitive, sedangkan kata-kunci dan fungsi tidak.
Dalam PHP untuk menginisialisasi/membuat sebuah variabel, Anda cukup mengisi
variabelnya dengan sebuah nilai tertentu yang diinginkan, tidak seperti pada bahasa-bahasa
tertentu yang mengharuskan programmer untuk mendeklarasikan terlebih dahulu
variabelnya.
PHP mengenali variabel dengan berbagai macam tipe, yaitu:
Modul 3: Konsep dan Perintah Dasar PHP
Modul Pelatihan – BISA! HTML+PHP+MySQL
Network Laboratory SKJK (F-210)
10
• Skalar, yaitu variabel yang hanya memiliki sebuah nilai tunggal. Variabel skalar
dapat bertipe:
o Bilangan bulat, dikenal dengan istilah integer
o Bilangan real (floating-point), dikenal dengan istilah double
• Serangkaian karakter, dikenal dengan istilah string
• Array, yaitu variabel yang memiliki sekumpulan nilai tertentu dengan berbagai tipe
skalar dan memiliki indeks, seperti sebuah tabel.
• Objek, yaitu variabel yang memiliki property dan method.
Tipe dari sebuah variabel secara otomatis akan ditentukan sesuai dengan nilai yang kita
isikan ketika kita membuat variabel tersebut. Tetapi kita juga memaksa sebuah variabel agar
bertipe tertentu dengan menggunakan casting. Sedangkan tipe array dapat diinisialisasi
dengan dua cara, mengisi langsung dan dengan menggunakan perintah array. Perhatikan
Contoh 2.
Contoh 2:
<html>
<body>
<?
//Inisialisasi variabel integer
$x = 10; // kita memiliki x bertipe integer
$y = 15; // y juga betipe integer
$z = $x+$y; // z juga integer dengan nilai 25
Echo $z; // kita tulis isi z ke browser
//Inisialisasi variabel double
$p = 1.2; // p bertipe real/double
$q = 5.7;
$r = 1.3e5; // cara lain menyatakan bilangan real
$s = $x+$p; // s juga bertipe real seperti p
Echo ”<br>Nilai p=$p, q=$q, r=$r, sedangkan s=$s <br>”;
// Sekarang kita coba tipe string
$a = “Halo, ”; // sekarang kita punya a bertipe string
$b = “Apa kabar. ”;
$c = $a.$b; // ini cara untuk menyambung string
$d = “Selamat pagi”;
Echo $c.$d;
$e = 10 + “24.5”; // e bertipe double, bukan string
Echo $e;
// Kita coba casting
$z = (double)$x+$y; // z dipaksa bertipe double/real
Echo $z;
// Inisialisasi array
$tabel1[] = 5; // tabel1[0] akan berisi 5
$tabel1[] = 6; // tabel1[1] akan berisi 6
$tabel2 = array(3,5); // tabel2[0]=3, tabel2[1]=5
$tabel3 = array(“first”=>4, “second”=>5);
//tabel3[“first”]=4, tabel3[“second”]=5
</body>
</html>
Program di atas hanya sekedar contoh, untuk lebih memudahkan Anda dalam mengingat
nama variabel, sebaiknya gunakan nama yang representatif. Berhati-hatilah karena kesalahan
dalam menyebutkan nama variabel dalam PHP bisa berakibat fatal.

Setiap variabel dalam sebuah bahasa selalu memiliki scope, yaitu posisi dimana sebuah
variabel terdefinisi. Variabel dalam PHP terdefinisi sejak pertama kali dibuat sampai file yang
bersangkutan habis. Sehingga jika kita menuliskan sebuah perintah, misalnya echo $a,
sementara variabel a belum dibuat/diinisialisai sebelumnya maka perintah tersebut tidak akan
menghasilkan apa-apa. Ada pengecualian untuk scope variabel dalam sebuah fungsi, ini akan
kita bahas nanti ketika membahas fungsi dalam PHP.
Operator
Ada 6 macam operator dalam PHP, yaitu:
• Operator Aritmatika
Contoh Nama Hasil
$a + $b Penjumlahan Jumlah dari $a dan $b.
$a - $b Pengurangan $a dikurangi $b.
$a * $b Perkalian Hasil kali $a dan $b.
$a / $b Pembagian $a dibagi $b.
$a % $b Modulus (sisa
pembagian)
Sisa dari $a dibagi $b.
Operator pembagian ("/") menghasilkan integer jika kedua operan bertipe
integer. Jika kedua atau salah satu operan bertipe real, maka hasilnya juga real.
Untuk memudahkan penulisan, beberapa penulisan ringkas dimungkinkan.
Perhatikan Contoh 3.
Contoh 3:
<html>
<body>
<?
$x = 2;
$x++; echo “$x <br>”; // x bernilai 3
$x--; echo “$x <br>”; // x bernilai 2 lagi
$x += 5; echo “$x <br>”; // x bernilai 7
$x -= 3; echo “$x <br>”; // x bernilai 4
$x *= 6; echo “$x <br>”; // x bernilai 24
$x /= 4; echo “$x <br>”; // x bernilai 6
?>
</body>
</html>
• Operator String
Hanya ada satu operator string dalam PHP, yaitu penggabungan (“.”). Perhatikan
Contoh 2 untuk lebih jelasnya.
• Operator Penugasan (Assignment)
Operator penugasan dalam PHP adalah “=”. Artinya operan di sebelah kiri kita isi
dengan operan di sebelah kanan. Perhatikan juga Contoh 2 yang penuh dengan
operator ini.
• Operator Bitwise
Modul 3: Konsep dan Perintah Dasar PHP
Modul Pelatihan – BISA! HTML+PHP+MySQL
Network Laboratory SKJK (F-210)
12
Sebuah integer sebenarnya direpresentasikan dalam bentuk bit-bit. Operator
bitwise mengubah bit-bit tertentu dalam sebuah integer menjadi on atau off.
Contoh Nama Hasil
$a & $b And Bit yang on di kedua $a dan $b
menjadi on.
$a | $b Or Bit yang on di salah satu $a atau
$b menjadi on.
~ $a Not Bit on di $a menjadi tidak on.
• Operator Lojik
Contoh Nama Hasil
$a and $b And Benar jika $a dan $b benar.
$a or $b Or Benar jika $a atau $b benar.
$a xor $b Xor Benar jika $a atau $b benar,
tetapi tidak jika keduanya benar.
! $a Not Benar jika $a tidak benar, dan
kebalikannya.
$a && $b And Sama dengan and.
$a || $b Or Sama dengan or.
• Operator Pembandingan
Contoh Nama Hasil
$a == $b Equal Benar jika $a sama dengan $b.
$a != $b Not equal Benar jika $a tidak sama
dengan $b.
$a < $b Less than Benar jika $a kurang dari $b.
$a > $b Greater than Benar jika $a lebih dari $b.
$a <= $b Less than or equal
to
Benar jika $a kurang atau
sama dengan $b.
$a >= $b Greater than or
equal to
Benar jika $a lebih atau sama
dengan $b.
Pencabangan
Perintah pencabangan adalah perintah yang memungkinkan pemilihan atas perintah
berikutnya yang akan dijalankan. Ada dua macam perintah pencabangan pada PHP, yaitu IF
dan SWITCH.
Perintah IF memungkinkan kita untuk memilih perintah berikutnya yang akan dijalankan
sesuai dengan kondisi tertentu. Jika kita ingin menjalankan perintah lain jika kondisinya tidak
benar gunakan perintah ELSE. Kita juga dapat menggunakan IF untuk beberapa kondisi
sekaligus dengan menggunakan ELSEIF. Perhatikan Contoh 4.
Contoh 4:
<html>
<body>
<?
$waktu = getdate();
If ($waktu[hours] <= 10)
{
Echo “Selamat pagi”;
}
Elseif ($waktu[hours] <= 14)
{
Echo “Selamat siang”;
Modul 3: Konsep dan Perintah Dasar PHP
Modul Pelatihan – BISA! HTML+PHP+MySQL
Network Laboratory SKJK (F-210)
13
}
Elseif ($waktu[hours] <= 17)
{
Echo “Selamat sore”;
}
Else
{
Echo “Selamat malam”;
}
?>
</body>
</html>
Getdate() adalah salah satu fungsi dalam PHP. Lebih lanjut tentang fungsi akan dibahas
pada bagian lain.
Perintah SWITCH dapat digunakan untuk pencabangan untuk mengevaluasi apakah
sebuah variabel/ekspresi bernilai tertentu, perhatikan Contoh 5.
Contoh 5:
<html>
<body>
<?
$i = 1; switch ($i)
{
Case 0: Print “I sama dengan nol”;
Break;
Case 1: Print “I sama dengan satu”;
Break;
Case 2: Print “I sama dengan dua”;
Break;
}
?>
</body>
</html>
Pengulangan
Perintah pengulangan dapat kita gunakan untuk menjalankan perintah-perintah berulang
kali. Ada tiga macam perintah pengulangan dalam PHP, yaitu FOR, WHILE, dan DO….
WHILE.
Perintah FOR kita gunakan untuk mengulangi perintah dengan jumlah pengulangan yang
sudah diketahui. Perhatikan Contoh 6.
Contoh 6:
<html>
<body>
<?
For($i=3; $i<=7; $i++)
{
Echo “<font size=$i> Hello World </font><br>”;
}
?>
</body>
</html>
Perintah WHILE dapat kita gunakan untuk mengulangi sebuah perintah selama kondisi
tertentu. Perhatikan Contoh 7.

Contoh 7:
<html>
<body>
<?
$i = 1;
While ($i <= 10)
{
Print “$i <br>”;
$i++;
}
?>
</body>
</html>
Sama dengan perintah WHILE, perintah DO…WHILE juga dapat kita gunakan untuk
mengulangi perintah selama kondisi terntentu masih benar. Bedanya pemeriksaan kondisi
dilakukan di akhir pengulangan. Perhatikan Contoh 8.
Contoh 8:
<html>
<body>
<?
$i = 1;
Do
{
Print “$i <br>”;
$i++;
}
While ($i <= 10);
?>
</body>
</html>




Network Laboratory SKJK (F-210)

Rabu, 26 Januari 2011

Teknologi Fiber Optik

Sistem komunikasi fiber optik telah berkembang pesat akhir-akhir ini, berupa komunikasi suara, vidio dan data, sesuai dengan perkembangan teknologi maju. Pemamfaatan fiber optik pada sistem komunikasi data akan memberikan nilai tambah dari suatu teknologi handal yang berkapasitas kanal yang besar, kecepatan tinggi, penerimaan data yang lebih akurat, teliti dapat dipercaya dan terjamin kerahasiaannya.

Sistem komunikasi data ini menggunakan laser LED sebagai sumber pembawa gelombang optik, Fiber Optik Multimode Graded Indeks sebagai media transmisi. Untuk modulasi dan demodulasi digunakan modem ZAT-16 dengan interface RS-232-C  V.24 / V.28 dan protokol asinkronous sebagai penghubung antara komputer dan piranti-pirantinya. Hasil yang diperoleh adalah jangkauan transmisi data 16 km, 16 kanal data dengan kecepatan transmisi 300 baud, 600 baud, 1200 baud, 2400 baud, 4800 baud, 19600, 57600  baud dengan kualitas 10 ».

Prospek pemanfaatannya di Indonesia cukup cerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah, bisnis akan komunikasi data yang lebih canggih.

1.  PENDAHULUAN

                Komunikasi data yang berkembang dengan pesat dewasa ini. Hal ini sesuai dengan kemajuan teknologi dalam bidang telekomunikasi dunia yang sedang maju dengan pesat serta pengaruh era globasasi dan arus informasi yang sangat diperlukan oleh masyarakat modern. Kemajuan perekonomian serta majunya teknologi telekomunikasi merupakan titik tolak dan potensi besar untuk dapat meningkatkan dan mewujudkan berbagai jenis pelayanan komunikasi yang lebih canggih untuk komunikasi suara, vidio dan data

                Akhir-akhir ini permintaan masyarakat modern akan kebutuhan komunikasi data dengan pesat. Untuk mentransfer data dalam jumlah besar dan memerlukan keakuratan dan juga yang mampu menjaga kerahasian data tersebut. Keunggulan fiber optik sebagai media transmisi terutama mampu meningkatkan pelayanan sistem komunikasi data, seperti peningkatan jumlah kanal yang tersedia, kemampuan mentransfer data dengan kecepatan mega bit /second, terjaminnya kerahasiaan data yang dikirimkan, sehingga pembicaraan tidak dapat disadap, tidak terganggu  oleh gelombang elektromagnetik, petir atau cuaca.

                Dalam sistem komunikasi data fiber optik digunakan modem “ 16 Channel Data Multiplexer ZAT-16 “,  merupakan modem khusus yang dianggap sesuai. Interface RS-232-C  V.24/V.28 yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan piranti-piranti peripheralnya. Sistim ini mampu juga menggunakan kedua jenis protokol yaitu protokol asinkronus dan sinkronus untuk menghasilkan transmisi kecepatan tinggi.

                Jenis fiber optik yang digunakan adalah fiber optik multi mode graded indeks. Laser sumber gelombang optik dipilih LED. Pemilihannya disesuaikan dengan kepentingan sistem yang dirancang, agar dapat menghasilkan sistem yang lebih efektif dan optimal ditinjau dari nilai ekeonomi dan teknologinya. Sistem  ini mampu memberikan transmisi data dengan jauh lintasan sejauh 16 km Jika menggunakan modem  ZAT-16, sedangkan menggunakan lainnya hanya mampu menjangkau 15 meter saja.

                Kecepatan transmisi yang mampu dicapai adalah bervariasi dari 300 baud, 600 baud, 1200 baud, 2400 baud, 4800 baud, 9600 baud dan 19200 baud yang sudah direkomendasikan oleh CCITT. Sedangkan kualitas transmisi dapat mencapai BER ( bit error ) 10.

2.       TEKNOLOGI FIBER OPTIK

2.1.    Perambatan cahaya pada fiber optik

Teknologi fiber optik maju pesat dan sedang berkembang pemamfatannya untuk sistem teknologi telekomunikasi maju dan handal. Penemuan fiber optik sebagai media transmisi pada suatu sistem komunikasi didasarkan pada hukum Snellius untuk perambatan cahaya pada media transparan seperti pada kaca yang terbuat dari kuartz kualitas tinggi dan dibentuk dari dua lapisan utama yaitu lapisan  inti yang biasanya disebut core terletak pada lapisan yang paling dalam dengan indeks bias  n1 dan dilapisi oleh cladding dengan indeks bias n2 yang lebih kecil dari n1.

       Menurut hukum Snellius jika seberkas sinar masuk pada suatu ujung fiber optik ( media yang transparan ) dengan sudut kritis dan sinar itu datang dari medium yang mempunyai indeks bias lebih kecil dari udara menuju inti fiber optik ( kuartz murni ) yang mempunyai indeks bias yang lebih besar maka seluruh sinar akan merambat sepanjang inti (core) fiber optik menuju ujung yang satu.

       Dewasa ini ada 3 jenis fiber optik yang populer pemamfatannya pada sistem komunikasi Fiber Optik yaitu:
a.                      Fiber optik  multimode step indek
b.                      Fiber optik multimode Graded
c.                       Fiber optik single mode

2.2.    Konfigurasi Dasar Sistem Komunikasi Fiber Optik

Sistem Komunikasi Fiber optik terdiri dari 3 komponen utama yaitu:
a.       Transmitter berupa Laser Diode ( LD ) dan Light Emmiting Diode (LED)
b.       Media transmisi berupa fiber optik
c.        Receiver yang merupakan detektor penerima digunakan PIN dan APD. Konfigurasi dasar Sistem Komunikasi Fiber Optik dapat dilihat pada gambar 2.2

2.2.1.         Transmitter

Transmitter terdiri dari 2 bagian yaitu :
a.       Rangkaian elektrik berfungsi untuk mengkonversi sinyal digital menjadi sinyal analog, selanjutnya data tersebut ditumpangkan kedalam sinyal gelombang optik yang telah termodulasi
b.       Sumber gelombang optik berupa sinar Laser Diode (LD) dan LED ( light emmiting diode ) yang pemakaiannya disesuaikan dengan sistem komunikasi yang diperlukan.
·         Laser Diode dapat digunakan untuk sistem komunikasi optik yang sangat jauh seperti Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO), karena laser LD mempunyai karakteristik yang handal yaitu dapat memancarkan daya dengan intensitas yang tinggi, stabil, hampir monokromatis, terfokus, dan merambat dengan kecepatan sangat tinggi, sehingga dapat menempuh jarak sangat jauh. Pembuatannya sangat sukar karena memerlukan  spesifikasi tertentu sehingga harganyapun mahal. Jadi LD tidak ekonomis dan tidak efisien jika digunakan untuk sistem komunikasi jarak dekat dan pada trafik kurang padat.
·         LED  digunakan  untuk sistem komunikasi jarak sedang dan dekat agar sistem dapat ekonomis dan efektif karena LED lebih mudah pembuatanya, sehingga harganyapun lebih murah.
·         Pada gambar 2.2.1 dapat diilustrasikan karakteristik transfer dari LD dan LED dan menganalisanya bahwa setelah suatu harga tertentu dilampaui, dengan input yang sama ternyata daya output LD jauh lebih besar dari LED.

2.2.2.         Receiver

Receiver atau bagian penerima terdiri dari 2 bagian yaitu detektor penerima dan rangakaian elektrik

a.       Detektor penerima berfungsi untuk mengkap cahaya yang berupa gelombang optik pembawa informasi, dapat berupa PIN diode atau APD (Avalance Photo Diode) pemilihannya tergantung keperluan sistem komunikasinya.

·         Untuk komunikasi jarak jauh digunakan detektor APD yang dapat bekerja pada panjang gelombang 1300 nm, 1500 nm serta 1550 nm dengan  kualitas yang baik. Artinya detektor  APD mempunyai sensitivitas dan response yang tinggi terhadap sinar laser  LD  sebagai pembawa gelombang optik informasi.
·         Untuk komunikasi jarak pendek lebih efisien jika menggunakan ditektor  PIN diode, karena PIN baik digunakan untuk bit rate rendah dan sensitivitasnya tinggi untuk LED. Pada gambar 2.2.2. dapat diilustrasikan daerah kerja dari laser LD dan LED serta detektor APD dan PIN diode dan dapat dianalisis sebagai berikut:
·         Sumber cahaya LD terlihat memiliki daya lebih besar, stabil, konstan pada bit rate berapapun, sedangkan sumber cahaya LED mempunyai daya pancar yang lebih kecil dan pada bit rate 100 Mbps dayanya mulai menurun.
·         Detektor penerima PIN bereaksi baik pada bit rate rendah tetapi kurang sensitif bila bit rate dinaikan.
·         Detektor penerima APD lebih sensitif pada bit rate tinggi. Untuk transmisi jarak jauh diperlukan daya pancar yang lebih besar dan sensitifitas yang tinggi, sistem fiber optik akan menggunakan laser LD sebagai sumber cahaya dan APD sebagai detektor penerima. Sedangkan untuk transmisi jarak dekat cukup digunakan LED sebagai sumber optik dan PIN sebagai ditektor penerima.
3 of 6
·         Rangkaian elektrik berfungsi untuk mengkonversi cahaya pembawa informasi terhadap data informasi terhadap data informasi yang dibawa dengan melakukan regenerasi timing, regenerasi pulse serta konversi sinyal elektrik ke dalam interface V.28 yang berupa sinyal digital dan sebaliknya

2.3.    Atenuasi

Atenuasi adalah besaran pelemahan energi sinyal informasi dari fiber optik yang dinyatakan dalam dB dan disebabkan oleh 3 faktor utama yaitu absorpsi, hamburan (scattering) dan mikro-bending. Gelas yang merupakan bahan pembuat fiber optik biasanya terbentuk dari silicon-dioksida ( SiO2). Variasi indeks bias diperoleh dengan menambahkan bahan lain seperti titanium, thallium, germanium atau boron. Dengan susunan bahan yang tepat maka akan didapatkan atenuasi yang sekecil mungkin. Atenuasi menyebabkan pelemahan energi sehingga amplitudo gelombang yang sampai pada penerima menjadi lebih kecil dari pada amplitudo yang dikirimkan oleh pemancar.

a.       Absorpsi.
Absorpsi merupakan sifat alami suatu gelas. Pada daerah-daerah tertentu gelas dapat mengabsorpsi sebagian besar cahaya seperti pada daerah ultraviolet. Hal ini disebabkan oleh adanya gerakan elektron yang kuat. Demikian pula untuk daerah inframerah, terjadi absorpsi yang besar. Ini disebabkan adanya getaran ikatan kimia . Oleh karena itu sebaiknya penggunaan fiber optik harus menjauhi daerah ultraviolet dan inframerah. Penyebab absorpsi lain adanya transmisi ion-ion logam dan ion OH. Ion OH ini ternyata memberikan sumbangan absorpsi yang cukup besar. Semakin lama usia suatu fiber maka bisa diduga akan semakin banyak ion OH di dalamnya yang menyebabkan kualitas fiber menurun.
 
b.       Hamburan
Seberkas cahaya yang melalui suatu gelas dengan variasi indeks bias disepanjang gelas tadi, sebagian energinya akan hilang dihamburkan oleh benda benda kecil yang ada di dalam gelas. Hamburan  yang disebabkan oleh tumbukan cahaya dengan partikel tersebut dinamakan hamburan Rayleigh. Besarnya hamburan Rayleigh ini berbanding terbalik dengan pangkat empat dari pangjang gelombang cahaya yaitu : 1/ λ  . Sehingga dapat disimpulkan untuk lamda kecil, hamburan Rayleigh besar dan sebaliknya. Seberapa besar sumbangan hamburan Rayleigh ini terhadap atenuasi transmisi dapat dilihat pada grafik gambar 2.3. yang sudah direkomendasi oleh CCITT. Ternyata pada panjang gelombang sekitar 0,85 μm  yaitu panjang gelombang sinar laser Ga A1 As, Hamburan  Rayleigh memberikan loss akibat hamburan sangat kecil dibandingkan dengan loss fiber optik multimode. Karena itu fiber optik singlemode lebih baik mutunya sebagai media transmisi dibandingkan dengan fiber optik multimode.

c.        Mikro-bending
Atenuasi lainya adalah atenuasi yang disebabkan mikro-bending yaitu pembengkokan fiber optik untuk memenuhi persyaratan ruangan. Namun pembengkokan dapat pula terjadi secara tidak sengaja seperti misalnya fiber optik yang mendapat tekanan cukup keras sehingga cahaya yang merambat di dalamnya akan berbelok dari arah transmisi dan hilang. Hal ini tentu saja menyebabkan atenuasi.

2.4.    Karakteristik Transmisi

Sifat transmisi informasi dapat dijelaskan sebagai berikut:
a.       Informasi yang akan ditransmisikan berupa data dalam bentuk digital sedangkan bentuk sinyal pembawa carrier yang akan melewati media transmisi fiber optik berupa sinyal analog.
b.       Untuk itu diperlukan proses modulasi dan demodulasi yaitu proses yang mengubah data digital ke analog dan juga proses sebaliknya dengan menggunakan sebuah Modem dengan pirantinya.
c.        Dalam hal ini jenis fiber optik yang digunakan sebagai media transmisi adalah fiber optik multimode graded indeks.

4 of 6
3.       PIRANTI INTERFACE / MODEM ZAT-16

Sistem Komunikasi data fiber optik yang dibahas dalam paper ini menggunakan transmisi digital dan modem ZAT-16 yaitu modem yang mempunyai 16 buah saluran transmisi digital dan dinamkan “ 16-Channel Data Multiplexer ZAT 16 “

3.1.    Modem dan Karakteristiknya

a.       Piranti yang berfungsi sebagai Modem adalah Modem ZAT-16 berfungsi sebagai multiplexer untuk data sampai 16 kanal dengan menggunakan interface RS-232-C  V.24 / V.28 pada inputnya dan sepasang fiber optik pada ouputnya. Panel muka modem Zat16 dapat dilihat pada gambar 3.1. Penggunaan modem  ZAT  16 ini akan mampu menghasilkan menghasilkan jangkauan transmisi hingga 16 km dan dengan menggunakan protokol asinkronisasi mampu mengirimkan data dengan kecepatan transmisi dar 300 bps sampai 24kbps. Jika menggunakan protokol sinkronisasi akan mampu menghasilkan data dengan kecepatan transmisi dari 300 bps sampai dengan 57600 bps. Kemampuan ini telah direkomendasi oleh CCITT9 Commite Consultatif Telegraphique et Telephonique ).
b.       Rangkaian electric dihubungkan empat buah interface RS-232-C  V.24/V.28 dengan konektor type 25-pin female subminiatur “ D “ seperti pada gambar 3.2. Pemamfaatan interface RS-232-C  V.24/V.28 telah direkomendasi oleh CCITT untuk dapakai pada system komunikasi data. Tiap-tiap konektor mempunyai kanal output 4 buah, sebuah output baud rate dan sebuah output +12V. Berbagai kombinasi dapat dibuat dengan alat ini seprti kombinasi data, sinyal clock dan sinyal kontrol (handshake). Kemapuan jangkauan transmisi suatu RS-232-C   V.24/V.28 dapat mencapai 6 km apabila terpasang pada ZAT16 dengan media transmisi fiber optik akan tetapi hanya 15 meter  jika dengan media lainnya.
c.        Terminal data disebut DTE ( Data Terminal Equipment ) sedangkan modem untuk menghubungkan antara DTE dengan media transmisi disebut DCE ( Data Circuit-terminating Equipment ). Apabila dikehendaki hubungan antara dua buah terminal yang lain, begitu pula sebaliknya. Disini terjadi hubungan kabel silang.

3.2.    Protokol Sinkronus

Pada modem ZAT16 protokol sinkronus dapat diperoleh dari tiga buah sumber yaitu :
a.       Sinkronisasi yang sudah ada pada sinyal data informasi yang ditransmisikan
b.       Sinkronisasi menggunakan clock yang sudah ada didalam modem Zat16 sehingga baud rate yang terdapat didalam ZAT16 ada 8 tingkat yaitu 300 baud, 600 baud, 1200 baud, 2400 baud, 4400 baud, 4800 baud, 9600 baud, 19200 baud, 57600 baud. Konfigurasi ini memungkinkan 8 buah DTE dihubungkan ke Modem ZAT16 karena sinyal clock harus dikirimkan juga.
c.        Sinkronisasi menggunakan clock dari DTE. Konfigurasi ini memerlukan sebuah kanal untuk mentransmisikan sinyal clock bersamaan dengan kanal data yang menjadikan modem ZAT 16 mampu menerima 8 DTE dengan clock masing-masing.

3.3.    Protokol Asinkronus

a.       Data asinkron tanpa sinyal kontrol/handshake. Dengan cara ini tiap subminiatur “ D ” akan dapat memberikan 4 kanal duplex. Hubungannya cukup menggunakan sebuah kabel saja.
b.       Asinkron data dan handshake. Jika DTE memerlukan sinyal kontrol, sembarang kanal pada modem dapat dipakai. Dengan konfigurasi ini minimal 2 DTE dapat dihubungkan ke sbuah subminiatur. Konfigurasi-konfigurasi di atas dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan pemakainya.









5 of 6
4.       KESIMPULAN

Sistem komunikasi data menggunakan fiber optik telah berkembang dengan pesat yang merupakan teknologi maju. Apabila dibandingkan dengan sistem kabel 2 kawat atau 4 kawat ataupun sistem radio maka sistem komunikasi  fiber optik menggunakan “ Modem ZAT 16 Data Multiplexer “  ternya mempunyai kelebihan sebagai berikut:

a.       Sistem fiber optik mampu menyediakan kapasitas sangat besar karena mempunyai lebar pita yang sangat lebar sehingga dapat digunakan untuk keperluan komunikasi data  dengan kecepatan yang sangat tinggi sampai Mbaud yang sangat diperlukan dewasa ini.
b.       Untuk komunikasi jarak jauh dan kecepatan tinggi 565 Mbps, media transmisi fiber optik memberikan solusi harga yang ekonomis, sangat ringan, ukuran kecil, instalasi relatif mudah dan murah jika dibandingkan terhadap misi sistem komunikasi yang dirancang.
c.        Fiber optik tahan terhadap interferensi yang ditimbulkan  oleh petir, motor listrik, dan gelombang elektro magnetik karena itu Sistem Komunikasi Fiber Optik tidak mengenal hubungan singkat.
d.       Memamfaatkan Modem ZAT16 dapat menghasilkan bit yang tinggi. Hal ini memberikan peluang pemamfaatan komunikasi data melalui fiber optik lebih fleksibel karena kecepatan transmisinya dapat bervariasi dari kecepatan transmisi rendah sampai sangat tinggi sehingga prospek pemamfaatannya menjadi cerah.
e.        Di Indonesia Sistem Komunikasi Data melalui fiber optik perlu dikembangkan. Untuk mengatisipasi kebutuhan masyarakat modern akan komunikasi data yang lebih handal pada akhir akhir ini sangat meninggkat.  









































Selasa, 25 Januari 2011

Pengertian Proxy


Teknik proxy adalah teknik yang standar untuk akses Internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah jaringan lokal (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah saluran komunikasi. Proxy server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Proxy server bertindak sebagai gateway terhadap dunia maya untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien sehingga seorang pengguna yang itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan private network yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (misalnya Internet). Proxy server berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.

Istilah Proxy sendiri banyak dikenal / digunakan terutama di dunia / kalangan diplomatik. Secara sederhana proxy adalah seseorang / lembaga yang bertindak sebagai perantara atau atas nama dari orang lain / lembaga / negara lain. Teknik ini dikenal dengan beberapa nama yang ada di pasaran, misalnya:

* Internet Connection Sharing (ICS)
?? istilah ini digunakan oleh Microsoft pada Windows-nya.
* Proxy Server
?? ini biasanya berupa software tambahan yang dipasang di komputer yang bertindak sebagai perantara.
* Internet Sharing Server (ISS)
?? biasanya berupa hardware berdiri sendiri lengkap dengan modem, hub dan software proxy di dalamnya.
* Network Address Translation (NAT)
?? istilah lain yang digunakan untuk software proxy server.
* IP Masquerade
?? teknik yang digunakan di software NAT / Proxy server untuk melakukan proses proxy.

Mengapa teknik proxy menjadi penting untuk share akses Internet dari sebuah LAN secara bersama-sama? Sebagai gambaran umum, dalam sebuah jaringan komputer
?? termasuk Internet, semua komponen jaringan di identifikasi dengan sebuah nomor (di Internet dikenal sebagai alamat Internet Protokol, alamat IP, IP address). Mengapa digunakan nomor? Karena penggunaan nomor IP akan memudahkan proses route & penyampaian data ?? dibandingkan kalau menggunakan nama yang tidak ada aturannya. Kira-kira secara konsep mirip dengan pola yang dipakai di nomor telepon.
Nah sialnya, (1) nomor IP ini jumlah-nya terbatas dan (2) seringkali kita tidak menginginkan orang untuk mengetahui dari komputer mana / jaringan mana kita mengakses Internet agar tidak terbuka untuk serangan para cracker dari jaringan Internet yang sifatnya publik.
Berdasarkan dua (2) alasan utama di atas, maka dikembangkan konsep private network, jaringan private atau kemudian dikenal dengan IntraNet (sebagai lawan dari Internet). Jaringan IntraNet ini yang kemudian menjadi basis bagi jaringan di kompleks perkantoran, pabrik, kampus, Warung Internet (WARNET) dsb. Secara teknologi tidak ada bedanya antara IntraNet & Internet, beda yang significant adalah alamat IP yang digunakan. Dalam kesepakatan Internet, sebuah Intanet (jaringan private) dapat menggunakan alamat IP dalam daerah 192.168.x.x atau 10.x.x.x. IP 192.168 & 10 sama sekali tidak digunakan oleh Internet karena memang dialokasikan untuk keperluan IntraNet saja.
Proses pengkaitan ke dua jenis jaringan yang berbeda ini dilakukan secara sederhana melalui sebuah komputer atau alat yang menjalankan software proxy di atas. Jadi pada komputer yang berfungsi sebagai perantara ini, selalu akan mempunyai dua (2) interface (antar muka), biasanya satu berupa modem untuk menyambung ke jaringan Internet, dan sebuah Ethernet card untuk menyambung ke jaringan IntraNet yang sifarnya private.
Untuk menghubungkan ke dua jaringan yang berbeda ini, yaitu Internet & IntraNet, perlu dilakukan translasi alamat / IP address. Teknik proxy / Network Address Translation sendiri sebetulnya sederhana dengan menggunakan tabel delapan (8) kolom, yang berisi informasi:

* Alamat IP workstation yang meminta hubungan.
* Port aplikasi workstation yang meminta hubungan.
* Alamat IP proxy server yang menerima permintaan proxy.
* Port aplikasi proxy server yang menerima permintaan proxy.
* Alamat IP proxy server yang meneruskan permintaan proxy
* Port aplikasi proxy server yang meneruskan permintaan proxy.
* Alamat IP server tujuan.
* Port aplikasi server tujuan.

Dengan cara ini, paket dengan informasi pasangan alamat IP:port dari workstation user yang meminta servis pasangan alamat IP:port server tujuan bisa diganti agar server tujuan menyangka permintaan servis tersebut datangnya dari pasangan alamat IP:port proxy server yang meneruskan permintaan proxy. Server tujuan akan mengirimkan semua data yang diminta ke pasangan alamat IP:port proxy server yang meneruskan permintaan proxy
?? yang kemudian meneruskannya lagi ke pasangan alamat IP:port workstation pengguna yang menggunakan alamat IP 192.168.x.x.
Jika kita lihat secara sepintas, sebetulnya teknik proxy ini merupakan teknik paling sederhana dari sebuah firewall. Kenapa? Dengan teknik proxy, server tujuan tidak mengetahui bahwa alamat komputer yang meminta data tersebut sebetulnya berada di balik proxy server & menggunakan alamat IP private 192.168.x.x. (source from : onno w. purbo)

Teknik Perakitan Komputer (PC)



Pengantar
Membongkar PC, tidak lain adalah menguraikan PC yang ada menjadi tinggal komponen-komponennya saja. Semua komponen yang ada terutama yang memang ditambahkan harus kita copot. Hal ini biasa dilakukan untuk proses troubleshooting bila PC Anda mengalami suatu permasalahan (misalnya tidak menyala).

Secara umum yang termasuk dalam komponen PC antara lain : Motherboard, Card Monitor (VGA Card), Sound Card, Prosesor, FDD, HDD, CD-ROM Drive, Port tambahan, dan kabel-kabel penghubung.


Meng-Upgrade PC

Apakah anda merasa kemampuan PC anda sudah sangat baik dalam melayani keperluan anda? Apakah anda pernah terpikir bahwa sudah saatnya PC anda untuk di-upgrade?

Meng-upgrade adalah melakukan pergantian pada komponen-komponen dari PC dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Komponen Motherboard yang umumnya di upgrade diantaranya : Motherboard, Processor, RAM, VGA Card, CD-ROM,  Sound Card, Harddisk dan lainnya.

Upgrade PC merupakan suatu hal yang sangat menggiurkan bagi pemilik PC yang sudah cukup berumur. Mengupgrade PC akan memakan biaya yang lebih murah dibandingkan bila kita membeli PC yang baru, dengan mengupgrade PC setidaknya kinerja PC anda akan menjadi lebih baik dan akan memberi kepuasan tersendiri bagi penggunanya.

v  Pertimbangan Melakukan Upgrade
     1. Motherboard
Pengecekan Motherboard sangatlah penting karena komponen upgrade tersebut akan dipasangkan pada motherboard, dengan mengetahui kemampuan dari motherboard maka anda dapat leluasa menentukan komponen apa yang dapat diupgrade dan komponen penggantinya tentu yang sesuai dengan motherboard. Berikut ini langkah pengecekan :
Ø  Lakukan cek apakah motherboard “support” atau tidak terhadap komponen yang akan anda tambahkan, meliputi :
·   upgrade RAM, lihat slot yang kosong.
·   upgrade VGA Card, lihat slot yang digunakan oleh VGA yang dulu.
Ø  Baca manual Motherboard, kenali jenis dari slot (PCI, AGP, ISA) yang ada, khusus untuk AGP kenali apakah AGP anda itu AGP 1x, AGP 2x,atau AGP 4x.
Ø  Untuk Upgrade processor, ketahui apakah motherboard anda mendukung terhadap prosesor yang anda inginkan, jika tidak maka ganti motherboard anda, namun perlu diperhatikan agar motherboard anda yang baru ini mendukung kecepatan bus dari prosesor yang anda inginkan (kalau bisa mendukung kecepatan bus terbaru). Jika ternyata motherboard anda sudah mendukung prosesor yang anda inginkan, maka prosesor yang baru itu hendaknya mendukung kecepatan bus yang sama dengan motherboard.

2   Case
Pengecekan Case ini perlu untuk melihat ruang kosong jika kita ingin menambah drive dan jika kita mengganti motherboard, periksa apakah case kita cocok dengan motherboard baru yaitu bagian sumber power, AT atau ATX, jika ternyata motherboard mendukung semuanya tidak apa, namun jika motherboard terbaru umumnya mendukung ATX, jika case kita AT maka terpaksa harus diganti.

3   RAM
Upgrade memory sangat baik, karena akan meningkatkan kecepatan akses dan kerja komputer dan hal itu akan sangat tampak apabila kita menjalankan beberapa aplikasi dalam satu waktu, mis: kita menjalankan windows, kita juga menjalankan aplikasi lain seperti MsOffice, AutoCad, Adobe dan banyak lagi keuntungannya setidaknya anda aman untuk aplikasi software sekaligus.
Langkah yang dapat diambil agar mendapat hasil yang maksimal :
Ø  Kenali memory anda, apa slot jenis  yang digunakan oleh memory anda SIMM atau DIMM? Jika menggunakan slot SIMM (72 pin) berarti anda harus menambah tipe yang sama, sebanyak min satu bank SIMM untuk mengupgradenya, untuk tipe SIMM umumnya digunakan EDORAM, satu bank SIMM = 2 keping SIMM. Jika menggunakan slot DIMM (168pin) berati anda harus menambah min satu bank DIMM untuk mengupgradenya, satu bank DIMM = 1 keping DIMM.
Ø  Clock RAM, RAM yang ditambahkan hendaknya memiliki clock yang sama dengan RAM yang sudah ada. Jika ternyata clock RAM yang baru itu lebih cepat/lambat, maka keseluruhan RAM akan bekerja dengan kecepatan clock yang paling rendah diantara keping-keping RAM tersebut. Clock RAM hendaknya juga sama dengan clock dari Motherboard agar didapatkan kerja yang maksimal.
Tips : Upgrade RAM cocok untuk meningkatkan semua kinerja komputer, baik itu aplikasi bisnis, seni maupun game.

4    Processor

Upgrade processor dapat dilakukan melalui 2 hal :
Ø  Membeli kit Upgrade processor, yang dimaksud dengan kit ini, merupakan suatu bentuk paket upgrade dengan menggunakan teknologi overdrive. Tiga vendor – Evergreen Technologies, Kingston Technology dan Power Leap – menawarkan Upgrade CPU dengan aneka prosesor termasuk AMD K6-2 dan K6-III dan Intel Celeron. Namun upgrade processor dengan cara ini kurang disenangi karena ada saja masalah yang timbul seperti kesulitan saat ‘shutdown’, tidak cocok dengan BIOS yang ada sehingga harus mencari atau melakukan update BIOS. Contoh : AcceleraPCI dari Evergreen untuk Celeron.

Ø  Processor baru, merupakan cara upgrade yang paling sering dilakukan namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya :
·         Motherboard anda harus mendukung kecepatan bus dari prosesor
·         Clock speed dari prosesor makin cepat makin baik.
·         Dukungan cache memory dari processor(L1 cache dan atau L2 cache)
           


5    Harddisk
Prosesor yang bagus serta RAM yang cukup memadai memang akan mendorong kecepatan kerja dari sebuah PC, namun agar bisa bekerja dengan baik tentu dibutuhkan media penyimpan dengan kapasitas yang cukup besar. Kebutuhan  ruang disk yang besar ini disebabkan perkembangan software yang kian lama kian membutuhkan ruang yang banyak. Munculnya pemikiran untuk mengganti harddisk yang dimiliki dengan harddisk lain yang memiliki kapasitas yang lebih besar merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan media penyimpan yang lebih besar. Sekarang harddisk yang tersedia di pasaran umumnya berukuran 4,3 GB (minimal) dalam mengupgrade harddisk tentunya kita menginginkan harddisk dengan kapasitas besar yang kita perkirakan aman untuk 2-3 tahun kedepan, bukan hanya itu saja kita juga ingin harddisk dengan teknologi terbaru untuk harddisk IDE/EIDE dengan teknologi Ultra DMA/66 atau Ultra ATA/66 yang secara teoritis dapat mentransfer data 66 megabits per detik, namun hal ini harus dilihat apakah motherboardnya mendukung atau tidak. Untuk anda yang memiliki komputer lama, anda pertama-tama harus mencek BIOS anda apakah dapat menangani harddisk dengan kapasitas besar khususnya harddisk yang berukuran diatas 8.4 GB, jika sekiranya tidak mendukung anda dapat terlebih dahulu melakukan Update BIOS dengan men-download dari vendor mother board anda atau dari vendor BIOS itu sendiri. Jika untuk individu baiknya digunakan harddisk EIDE saja, namun jika untuk Server gunakan jenis SCSI.

6    ZIP DRIVE + Media Penyimpan Lainnya 
Jika data yang disimpan itu sering berpindah-pindah dan kapasitasnya besar anda dapat menggunakan ZIP Drive yang memiliki catridge penyimpan yang cukup besar sekitar 100MB atau dengan menggunakan drive Jazz SCSI dengan kapasitas 2 GB dan drive ORB dengan kapasitas 2,2 BG. Suatu tawaran menarik dapat pula anda ambil dengan menggunakan CD-Recordable yang memiliki kapasitas tiap Cdnya sekitar 650MB, hal yang demikian ini sedang populer dikalangan kita khususnya untuk menyimpan file mp3 karena sering dipertukarkan dan sebagai pengganti CD music. Namun agar anda dapat melakukannya anda harus memiliki drive CD-RW nya.

7    Display
Upgrade display mungkin adalah bentuk upgrade yang sering dilakukan orang jika kita hanya melihat komponen tertentu dari display. Namun upgrade display ini terkadang dianggap bukanlah suatu hal yang penting terutama bagi orang yang tidak begitu menyenangi game komputer. Upgrade display itu sendiri meliputi upgrade monitor saja, kartu grafis saja atau kedua-duanya.

8    Monitor
Monitor yang kita pilih haruslah monitor yang memiliki dukungan resolusi yang tinggi sehingga tampilan yang dihasilkan akan lebih tajam dan lebih hidup dan memilki dukungan terhadap tampilan warna yang tinggi, bagi para pemilik monitor yang lama dapat menggantinya (jikalau mau) dengan monitor flatscreen yang sudah banyak dipasaran dan tentunya dengan layar yang lebih besar setidaknya 15”. Namun bagi anda yang penggemar game layar yang lebih besar akan lebih memberikan kepuasan semua itu kembali ke “kantong” masing-masing.

9    VGA Card
Namun peningkatan display tidak hanya dari kualitas monitor saja, upgrade kartu grafis juga akan memberikan pengaruh yang tidak sedikit. Jika anda hanya menggunakan komputer anda sebatas dokumen pengolahan kata, operasi pada spreadsheet atau untuk “surving” kartu grafis anda sekarang sudah cukup.  Namun jika anda banyak bekerja dengan aplikasi 3D berat atau anda pecandu game maka upgrade kartu grafis dapat menjadi sebuah pilihan yang cukup menggiurkan, terlebih lagi jika motherboard anda memiliki slot AGP, pilihan untuk Upgrade VGA card cukup banyak. Namun dari sekian banyak opsi yang tersedia untuk upgrade VGA yang perlu anda perhatikan dari sebuah kartu grafis adalah kecepatan RAMDACnya – sebuah chip yang mengkonversikan grafik PC kedalam sinyal analog merah, hijau, biru. Yang digunakan oleh monitor. Semakin cepat RAMDAC dari dari sebuah kartu grafis semakin halus gambar yang dihasilkan (semakin bagus kualitasnya). Vga yang menggunakan Chipset RivaTNT2, Voodoo 3, Matrox G400, Savage4 dapat menjadi pilihan terutama bagi anda yang GAME MANIA, serta usahakan memiliki memory VGA min 16 MB

Tips :
1.     Pilihlah Kartu grafis dengan kecepatan RAMDAC minimal 250 MHz.
2.     Downloadlah driver terbaru dari situs Web pembuatnya

10  Port
Anda mengalami kebingungan ketika ingin menambah komponen komputer anda karena port yang tersedia terlalu sedikit, seperti kamera desktop, scanner, kamera digital yang pada umumnya diproduksi sekarang ini dengan port USB (Universal Serial Bus), periksalah komputer anda apakah memiliki port USB ini. Port USB ini bentuknya seperti colokan persegi kecil yang berada pada panel belakang system. Port USB ini memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dari port serial biasa sekitar 12 Mbps, USB juga merupakan Plug-and-Play sejati dan hot-swapping (dapat dikoneksi atau diskoneksi dengan peripheral tanpa harus mematikan PC. Jika anda measa membutuhkan port USB ini, hal pertama yang harus anda lakukan cek motherboard anda (ada USB atau tidak) apakah mendukung penambahan port USB (jika tidak ada), bila mendukung anda dapat menghubungi pembuat PC tersebut, untuk mendapatkan adapter yang diperlukan, untuk menghubungkan konektor motherboard ke panel belakang, bila tidak ada anda dapat membeli kartu add-in seperti Entrega 2-port USB upgrade. OS yang butuhkan untuk mendukung USB minimal win 95 OSR-2.

11   CD-RW vs DVD
DVD-ROM merupakan salah satu alternatif bagi anda CD-ROM anda sudah usang dan ingin menggantinya, itupun jika anda menginginkannya. DVD-ROM akan memberikan tampilan movie yang lebih baik, sebuah kit DVD-ROM terdiri dari DVD-ROM drive dan decoder card, decoder card dibutuhkan untuk memutar film DVD, karena jia menggunakan decoder MPEG-2 secara software akan memberikan hasil yang kurang bagus, selain itu decoder secara software ini membutuhkan PC high-end dan pemasangan DVD ini juga agak rumit. Sebuah DVD-ROM $200-350$.

CD-RW merupakan alternatif pilihan yang cukup baik bagi anda yang ingin mengganti CD-ROM. CD-RW dapat memungkinkan anda untuk menyinpan data pada disk dan membacanya, selain itupula CD-RW memungkin anda untuk membuat CD musik anda sendiri. Memiliki CD-RW berarti juga  anda memiliki sebuah upgrade media penyimpan karena anda dapat menyimpan data anda pada CD dengan kapasitas sekitar 600 MB. Selain itu anda dapat berbisnis dengan memiliki CD-RW seperti yang banyak ditekuni para pemilik CD-RW (namun sifatnya ilegal). Sebuah CD-RW $350-600.

Overclock / Overclocking
Overclock atau Overclocking adalah mengubah/mengatur kecepatan dari processor/CPU diatas kecepatan normal yang tertera pada processor tersebut.

Teknik atau cara yang dapat dilakukan untuk overclocking yaitu :
1.     Meningkatkan Multiplier.
2.     Meningkatkan Bus clock.
3.     Meningkatkan Bus clock dan Multiplier

Ketiga cara diatas dapat dilakukan secara fisik (hardware) maupun secara software. 
·         Cara Hardware
Melakukan perubahan pada setting jumper/switch yaitu pada jumper yang mengatur bus clock dan mengatur multiplier.
·         Cara software
Melakukan perubahan pada bus clock atau Multiplier dengan mengaturnya pada BIOS melalui softmenu. Umumnya cara overclock semacam ini ada pada motherboard yang baru yang menggunakan jumperless dan BIOS yang memiliki softmenu  tersebut.

CPU
Manufacturers spec
Tuning result
Intel Pentium
2½ X 60 MHz = 150 MHz
3 X 66 MHz = 200 MHz
Intel Pentium Pro
3 X 66 MHz = 200 MHz
3½ X 66 MHz = 233 MHz
Intel Pentium II
3½ X 66 MHz = 233 MHz
4 X 75 MHz = 300 MHz
Intel Pentium II
4½ X 100 MHz = 450 MHz
4½ X 117 MHz = 527 MHz
Tabel Contoh Overclocking Pada Intel Pentium


Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam overclock, diantaranya:
1    Bus
Secara umum bus adalah penghubung secara fisik antar unit-unit dalam komputer dan antara komputer dengan dunia luar. Pendapat lain dikatakan bus adalah kumpulan garis atau kawat yang membawa sinyal pada komputer. Bus clock adalah frekuensi kerja dari bus yang ada pada motherboard. Bus clock itu sendiri berbeda-beda pada motherboard, yaitu 25 MHz, 30MHz, 33 MHz, 40 MHz, 50 MHz ini merupakan bus clock dari motherboard 486, sedangkan untuk motherboard Pentium keatas sudah menggunakan bus clock 60 MHz, 66 MHz, 75 Mhz, 83 MHz dan 100 MHz bahkan motherboard sekarang ada yang mampu mendukung sampai 150 MHz. Untuk bus clock >= 100 digunakan untuk prosesor Pentium II, Pentium III atau yangh setara dengannya. Pengguanaan bus clock harus =< dari clock memori agar tidak terjadi crash. Bus clock sering pula dikenal sebagai Bus frekuensi.

Processor
Chip set
System bus speed
CPU speed
Intel Pentium II
82440BX82440GX
100 MHz
350, 400, 450 MHz
AMD K6-2
Via MVP3ALi Aladdin V
100 MHz
250, 300, 400 MHz
Intel Pentium Xeon
82450NX
100 MHz
450, 500 MHz
Intel Pentium III
82440JX
133 MHz
533, 665 MHz
AMD K7
?
200 MHz
600, 800 MHz

tabel CPU clock dan BUS Clock

2.   CPU clock & Multiplier

CPU clock atau CPU speed adalah frekuensi kerja dari prosesor. Misalkan Pentium II 350 maka Cpu clocknya 350MHz, artinya tiap detik prosesor akan melakukan 350 juta cycle ‘putaran’ dimana tiap satu cycle prosesor dapat melakukan beberapa operasi sedrhana atau beberapa cycle untuk sebuah operasi yang komplex. Multiplier ‘pengali’ adalah suatu faktor yang menjadi faktor pembanding antara Cpu clock dan bus clock dengan rumus:
CPU clock = Bus clock x multiplier

Misal pentium 350 berarti bila menggunakan bus clock 100 mengunakan multiplier 3,5. Pengaturan multiplier dan bus clock pada pentium biasa dan sampai AMD K6-3 masih menggunakan jumper atau switch, sedangkan untuk motherboard yang ‘jumperless’ menggunakan set BIOS digunakan pada pentium II, pentium III, pentium Xeon.

CPU
Clock factor
Intel Pentium (P54C)
1½, 2, 2½, 3
Intel Pentium Pro
2½, 3, 3½, 4
Cyrix 6x86
2, 3
Cyrix 6x86MX (M2)
2, 2½, 3, 3½
Intel Pentium MMX (P55C)
2, 2½, 3, 3½
AMD K5 PR75 - PR133
1, 1½
AMD K5 PR150 and PR166
2
AMD K6-2 and K6-3
4, 4½, 5
Intel Pentium II
2 to 8 (theoretically)

Tabel Multiplier

3.   Jumper & Switch

Jumper adalah alat yang berfungsi sebagai saklar dan switch, wujud fisiknya biasanya berupa pin-pin yang menonjol pada motherboard. Sebagai pelengkap jumper disertakan konektor yang berguna untuk menghubungkan pin-pin pada jumper. Umumnya konektor menghubungkan 2 pin. Jumper 2 pin bila pinnya dihubungkan oleh konektor maka jumper berfungsi sebagai saklar sedangkan untuk jumper 3 pin jumper berfungsi sebagai switch, karena kombinasinya bisa 1-2 atau 2-3. Pada motherboard (socket 7) banyak sekali terdapat jumper untuk mengetahui fungsinya digunakan manual motherboard. Switch adalah kumpulan jumper-jumper yang bertugas bersama, pengaturan switch akan berpengaruh pada seluruh pengaturan jumper tersebut. Contoh penggunaannya pada pengaturan Bus clock, multiplier dan CPU voltage pada DFI motherboard super 7.

v  Mengatasi masalah panas

Overclocking akan mengakibatkan timbulnya panas yang cukup berlebihan, jika kita tidak menggunakan pendingin, untuk dapat overclocking dengan aman maka kita harus memiliki sistem pendingin yang baik pula. Sistem pendingin terbagi 2 :
·         Software
Banyak sofware yang beredar yang dapat digunakan sebagai software pendingin seperti waterfall dan rain
·         Hardware
dengan memasang heatsink dan kipas pada processor atau memakai hardware khusus, yang memang bekerja sebagai pendingin seperti kyro 1

v  Dampak Overclock
·         Dampak negatif overclock:
1.     Panas berlebihan pada prosesor karena dipaksa bekerja pada clock yang lebih tinggi, dapat dikurangi dengan penggunaan sistem pendingin yang sudah ada.
2.     Kesalahan operasi (pehitungan) prosesor karena akibat panas berlebihan.
·         Dampak positif overclock:
1.     Komputer menjadi lebih cepat seolah-olah bekerja dengan prosesor yang lebih tinggi.
2.     Cara termurah meningkatkan kecepatan kerja dari CPU.
3.     Dapat membuat prosesor yang tidak ada pada pasaran.

Troubleshooting

Pada tabel berikut ini akan diuraikan beberapa gejala yang mungkin timbul pada PC anda setelah anda melakukan perakitan,upgrade ataupun overclock.
Gejala
Sebab
Solusi
Led Indikator menyala terus (satu atau dua)
1. Konektor terbalik
1. Perbaiki
Motor tidak berputar
1.     Power supply error
2.     ‘Motor On’ sinyal tidak aktif
3.     Motor rusak
1.     Cek tegangan, konektor, dan kabel Power Supply
2.     Cek controller, konektor dan drive pada pin 16
3.     Ganti motor
Motor berputar tapi disk tidak ikut berputar
1. Spindle error
1. Cek cengkraman spindle
Pesan seek error
1.     Head alignment error
2.     Head tidak bisa mencapai track 0
3.     Index hole error
1.     Sejajarkan
2.     Perbaiki
3.     Cek sensor led atau mekanik untuk index hole
Cek pin 8
Tidak bisa baca dan tulis
1.     Power supply error
2.     Head tidak bekerja

3.     Head tidak bergerak

4.     Index hole error

5.     Sambungan ke head putus
6.     Drive tidak diset


7.     Head kotor
1.     Cek tegangan, konektor, dan kabel power supply
2.     Cek mekanisme head, biasanya tekanan head
      Cek pin 4
3.     Cek mekanisme stepper motor       
      Cek pin 20
4.     Cek sensor led atau mekanik untuk index hole
       Cek pin 8
5.     Cek sambungannya
6.     Cek pin 10,12
Cek drive select jumper
Cek konektor
7.     Bersihkan